Pesan Dan Makna Dibalik Safari Politik Presiden Jokowi
Dalam sepekan terakhir, Presiden Jokowi giat melakukan safari politiknya sebagai Kepala Negara ke berbagai institusi baik kepolisian, militer dan organisasi kemasyarakatan serta menghadiri berbagai pertemuan yang digelar partai politik dan sipil lainnya.
Kepada pemimpin organisasi kemasyarakatan Islam, partai politik, tokoh serta pemuka agama, Presiden menyampaikan ucapan terima kasih, apresiasi sekaligus meminta pemimpin organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh serta pemuka agama untuk terus menciptakan kesejukan situasi dengan tetap menjaga Bhinneka Tunggal Ika, Negara Kesatuan RI, Pancasila, dan persatuan serta toleransi.
Sedangkan pada kunjungan ke pusat-pusat kekuatan pertahanan dan keamanan, ada tiga poin utama yang disampaikan Jokowi dalam kunjungan tersebut, yaitu legitimasi (legitimacy), keamanan (security), dan kebhinekaan (diversity) Indonesia.
Menurut Ketua Pusat Studi Politik dan Keamanan (PSPK) Universitas Padjdjaran, Muradi, kedatangan Jokowi, pertama, untuk menepis info yang sedang disebar oknum-oknum tertentu bahwa TNI-Polri tidak mendukung Jokowi. "Ini bentuk psywar (perang urat syaraf) dan memberi sinyal. Menegaskan Jokowi solid mengontrol TNI Polri," kata Muradi.
Kedua, Jokowi ingin menunjukan kekuatan dan ketegasan dirinya baik dari sisi politik, keamanan, dan pertahanan.
Ketiga, Jokowi ingin menyampaikan pesan bahwa ia memiliki kekuasaan penuh atas TNI dan Polri. Artinya, tidak ada pihak lain yang bisa menggunakan kedua institusi itu untuk kepentingan pribadi.
Berikut adalah dokumentasi safari Presiden Jokowi yang diambil dari akun twitter resminya.
Bertemu pimpinan Ormas Islam. Kita harus bersatu dalam kebhinekaan -Jkw pic.twitter.com/WE4aVIJ8F9— Joko Widodo (@jokowi) November 9, 2016
Silaturahim dengan ulama Banten dan Jabar. Ulama ialah pilar penopang NKRI -Jkw pic.twitter.com/GZmxHKG0vb— Joko Widodo (@jokowi) November 10, 2016
Selaku Panglima Tertinggi TNI saya perintahkan seluruh prajurit Kopassus untuk menjadi perekat kemajemukan dan persatuan Indonesia -Jkw pic.twitter.com/nxExiT7xVb— Joko Widodo (@jokowi) November 10, 2016
Brimob harus jadi pelopor persatuan penjaga kebhinnekaan. Indonesia contoh terbaik bagi dunia dalam mengelola keberagaman -Jkw pic.twitter.com/RIGz02yBOj— Joko Widodo (@jokowi) November 11, 2016
Energi jangan habis hanya di Jakarta. Pilkada serentak 2017 bukan hanya di Jakarta, ada 101 daerah yang perlu pengawasan -Jkw pic.twitter.com/BHffWHLanr— Joko Widodo (@jokowi) November 13, 2016
KORPASKHAS harus jadi garda terdepan dalam menjaga kemajemukan bangsa yang berdiri tegak di atas semua golongan -Jkw pic.twitter.com/2Ml1GdRkzj— Joko Widodo (@jokowi) November 15, 2016
Kostrad harus jadi perekat kemajemukan yang melindungi NKRI dari mereka yg ingin memecah belah bangsa -Jkw pic.twitter.com/rDlqMGNSjd— Joko Widodo (@jokowi) November 16, 2016

No comments: