Ads Top

Begini Meweknya Ormas Jika Sudah Ditindak!

Belum lama ini "kerusuhan" kecil antar dua kelompok ormas di Medan pecah. Ada 2 korban meninggal dan luka-luka antar dua kubu mereka. Meski sebelum aksi puncak terjadi, mereka nampak garang dan merasa penguasa daerah yang tak kenal takut siapapun, namun saat aparat mulai menindak tegas kelakuannya : disitulah kita melihat sikap mewek ormas yang hampir seragam terpampang jelas kita saksikan..

Publik lewat tayangan televisi menyaksikan bagaimana meweknya para anggota-anggota Ormas yang selama ini konon banyak ditakuti karena sikap kasar dan merasa sok jagoannya itu. Geli juga melihatnya sih. Apalagi hampir rata-rata sama jenis meweknya: menolak dan menjerit-jerit saat ingin diamankan, meronta-ronta sambil meminta ampun saat ingin digelandang ke Polres dan sikap kekanak-kanakan lainnya. Lucu !

Dulu saat terjadi pecah keributan ormas FPI di jakarta juga begitu, meski sebelumnya pasang muka pasukan siap mati dan siap syahid (katanya) namun saat sudah dinilai mengganggu ketertiban umum, mereka pun langsung kocar-kacir dan semburat saat aparat datang. Jika masih ada yang menyangkal (karena malu diungkap) silahkan bisa dibuka pada arsip-arsip media massa sebelumnya.

Meweknya tetap sama : menjerit, meronta, meminta ampunan pada petugas dan memohon agar bisa kabur. Sungguh pemandangan yang kontras dengan tindakan mereka sebelumnya.

Penolakan terhadap ormas anarkis di tanah air oleh warga masyarakat sebenarnya sudah jauh-jauh hari sekali diserukan. Ada beberapa yang dibubarkan, meski sebagian besar ormas yang dikeluhkan, ternyata masih juga bercokol dengan segala aktifitasnya hingga sekarang. Karena selain kadang kala mereka bisa insyaf dan berperilaku baik kembali, juga karena negeri ini memiliki UU yang mengatur tentang keberadaan Ormas tersebut. Sebagai bentuk negara demokrasi yang menghargai peran aktif warganya melalui wadah organisasi yang dilindungi UU. Jadi mungkin kita harus bisa lebih toleran dan bersabar dulu, karena konstitusi juga mengatur, sejalan dengan pasal penindakan jika ada pelanggaran yang dilakukan oleh Ormas. Semua ada aturan mainnya berdasar konstitusi negara.

Kembali ke soal meweknya ormas yang kita lihat kemarin, rasanya sikap tegas yang diambil pihak keamanan patut kita apresiasi tinggi. Kita tidak melihat adanya hukum yang berat sebelah antar kedua ormas yang bertikai tersebut. Kedua kubu yang ketahuan anggotanya melanggar aturan hukum, sama-sama mendapat penindakan serupa, sehingga menimbulkan efek mewek yang juga sama, meski beda seragam ormasnya.

Kedepan kita berharap pihak aparat keamanan di negeri ini tetap bisa bersikap tegas terhadap segala bentuk tindakan anarkis, merusak dan memprovokasi kerusuhan yang dapat mengganggu jalannya aktifitas masyarakat. Sehingga kita juga tidak perlu terlalu cemas dan merasa terancam dengan keberadaan ormas-ormas tersebut. Bahkan jika memungkinkan, kelak malah bisa hidup berdampingan. Semoga..

Jika penegakan hukum dinegeri ini mampu dijalankan dengan tegas, adil dan sebaik-baiknya kepentingan masyarakatnya, maka sudah seharusnya kita tidak usah terlalu risau apalagi paranoid menyikapinya. Tetaplah bekerja, berkarya dan berbuat positif ! Urusan ormas anarkis, biarkan serahkan pada yang mengurusnya .. santai saja ! karena meweknya akan tetap sama. Topeng ganasnya akan tetap lepas, saat sudah ditindak !

Salam Damai NKRI !

- Gun Javanes -

foto: (Antara//Irsan Mulyadi)

No comments:

Powered by Blogger.